Senin, Maret 2
Shadow

Hukum

Fotografer Natar Rampas Hardisk Wartawan, Sikap Arogan Pelaku Tuai Kecaman

Fotografer Natar Rampas Hardisk Wartawan, Sikap Arogan Pelaku Tuai Kecaman

Hukum
Kronologi Perampasan Hardisk Lampung Selatan, Pedulihukum.com – Fotografer Natar rampas hardisk wartawan. Peristiwa ini terjadi pada 12 Juli 2025 di Perumahan Green Rajawali, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Korban, Panhar Panjaya, seorang wartawan yang juga editor media online NU Media Jati Agung, mengaku hardisk kerjanya diambil secara paksa oleh Hari Pahlawan, fotografer asal Desa Pemanggilan. Aksi itu tidak hanya disaksikan langsung, tetapi juga sempat direkam oleh istri korban. Dalam rekaman video yang diterima redaksi, seorang pria berjaket hijau dan bermasker merah mendatangi rumah Panhar. Ia diduga kuat Hari Pahlawan. Dengan nada tinggi, pria itu merampas hardisk berisi data penting milik Panhar.Berawal dari Utang Job Wedding Sumber masalah adalah kerja...
Konsolidasi Akbar Lampung Tegaskan Hentikan Kriminalisasi LSM dan Media

Konsolidasi Akbar Lampung Tegaskan Hentikan Kriminalisasi LSM dan Media

Daerah, Hukum
Konsolidasi Akbar Lampung Tegaskan Hentikan Kriminalisasi LSM dan Media Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Konsolidasi Akbar Lampung menjadi panggung solidaritas baru. Sejumlah LSM, Ormas, dan perwakilan Media berkumpul di Klasika, Bandar Lampung, Senin (22/9/2025), menyuarakan penolakan kriminalisasi terhadap lembaga sosial dan fungsi kontrol masyarakat.Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi, memperkuat komunikasi, sekaligus merumuskan langkah kolektif menghadapi dinamika hukum yang menimpa salah satu lembaga di Polda Lampung. BACA JUGA:Maulid Nabi Muhammad di Pesawaran Meriah, Warga Tumpah RuahTuntutan Konsolidasi Akbar Lampung Dalam forum, peserta sepakat mengeluarkan lima tuntutan utama: Hentikan kriminalisasi...
Tahanan kota terdakwa aborsi tetap berlaku

Tahanan kota terdakwa aborsi tetap berlaku

Hukum
Tahanan kota terdakwa aborsi tetap berlaku setelah seluruh syarat pengalihan penahanan dinyatakan lengkap oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung.Tahanan Kota Terdakwa Aborsi Bandarlampung, Pedulihukum.com – Juru Bicara Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Alfarobi menegaskan bahwa syarat dari terdakwa kasus dugaan aborsi berinisial P sudah lengkap. Karena itu, pihak pengadilan tidak melakukan pengalihan penahanan terhadap terdakwa. “Syaratnya sudah lengkap, sehingga status tahanannya masih tahanan kota seperti yang diberikan oleh penuntut umum,” kata Alfarobi di Bandarlampung, Rabu (17/9/2025).Syarat Lengkap Jadi Pertimbangan Alfarobi menjelaskan, saat berkas sampai di pengadilan, terdakwa P telah melengkapi beberapa dokumen penting. Antara lain surat permoh...
Aksi Anti Narkoba Gugat Rehabilitasi Pengurus HIPMI Lampung

Aksi Anti Narkoba Gugat Rehabilitasi Pengurus HIPMI Lampung

Hukum
Aksi Anti Narkoba di Kantor BNN Lampung Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Aksi Anti Narkoba yang digelar ratusan massa dari LSM dan ormas di depan Kantor BNN Provinsi Lampung memanas, Selasa (16/9/2025). Massa menuntut agar sejumlah pengurus HIPMI Lampung yang terjerat kasus narkoba ditahan kembali, bukan hanya direhabilitasi.Massa yang dipimpin Destra Yudha tiba sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Ikan Bawal, Telukbetung Selatan. Mereka membawa spanduk dan berorasi lantang di depan gerbang kantor BNNP Lampung.Tuntutan Massa Aliansi Anti Narkoba melayangkan tiga tuntutan utama. Pertama, membatalkan keputusan rehabilitasi rawat jalan dan menahan kembali semua pelaku hingga ada putusan pengadilan. Kedua, meminta BNNP Lampung menangkap pemasok ekstasi yang masih buron. Ketiga, memeriks...
Skandal Narkoba HIPMI Lampung, Paman Acong Kritik BNN

Skandal Narkoba HIPMI Lampung, Paman Acong Kritik BNN

Hukum
Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Skandal narkoba HIPMI Lampung kembali mencuri perhatian publik. Aparat menangkap sejumlah petinggi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung saat menggerebek tempat karaoke mewah di Hotel Grand Mercure.Tes urine menunjukkan hasil positif narkoba, dan aparat menemukan barang bukti. Namun, aparat tidak menahan para pengurus HIPMI tersebut.Keputusan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung memicu tanda tanya besar karena lembaga itu langsung memberi status rehabilitasi rawat jalan. Setelah menuai kritik keras, BNN Lampung justru membatalkan keputusan itu tanpa penjelasan transparan.BNN Lampung sempat memberi keistimewaan dengan menetapkan rehabilitasi rawat jalan bagi pengurus HIPMI. Publik membandingkan perlakuan itu dengan rakyat ...
Korban Penipuan Mailindawati Terus Bayar Cicilan, Tagih Keadilan Polisi

Korban Penipuan Mailindawati Terus Bayar Cicilan, Tagih Keadilan Polisi

Hukum
Lampung, Pedulihukum.com – Korban penipuan Mailindawati dari Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, menanggung beban berat setelah kehilangan dana Rp1,45 miliar akibat penipuan bermodus kerja sama bisnis. Ia meminjam uang dari bank, tetapi pelaku membawa kabur dana tersebut. Kini, ia tetap membayar cicilan bank setiap bulan meski uang itu tidak kembali.Meski hidup penuh tekanan, Mailindawati berusaha tetap tegar. Ia mengaku sempat merasa dunia runtuh, namun menjaga keyakinan bahwa keadilan akan datang.“Saya hanya seorang pekerja swasta biasa, Mas. Uang itu saya dapat dari pinjaman bank, dan sekarang setiap bulan saya masih harus mencicil. Rasanya berat sekali. Tapi saya percaya Allah tidak tidur, dan insya Allah keadilan akan datang lewat tangan aparat kepolisian,” ucap Mailindawati...
Aliansi Anti Narkoba Lampung Geruduk BNN, Desak Oknum HIPMI Ditahan

Aliansi Anti Narkoba Lampung Geruduk BNN, Desak Oknum HIPMI Ditahan

Hukum
Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Aliansi Anti Narkoba Provinsi Lampung dipastikan akan menggelar aksi besar pada Selasa, 16 September 2025. Surat pemberitahuan resmi telah dilayangkan kepada Polresta Bandar Lampung dan ditandatangani langsung oleh Ketua Aliansi, Destra Yudha S.H., M.Si bersama Jenderal Lapangan Herman.Dalam surat itu disebutkan, lebih dari 1.500 massa akan ikut serta dalam unjuk rasa. Mereka akan memulai aksi dari Bundaran Tugu Adipura lalu melanjutkan long march menuju kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.Massa akan membawa mobil komando, sound system, spanduk, hingga ratusan kendaraan roda dua untuk mempertegas tuntutannya.Aliansi Anti Narkoba menegaskan, aparat penegak hukum tidak boleh tebang pilih dalam kasus narkoba.Dalam surat yan...