Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Mafia BBM Bandar Lampung Menguat, Dugaan Penimbunan di Way Laga Tantang Aparat Bertindak

Mafia BBM Bandar Lampung Menguat, Dugaan Penimbunan di Way Laga Tantang Aparat Bertindak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‏Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Mafia BBM Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah lokasi tertutup berpagar seng di wilayah Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, tepatnya di akses Jalan Soekarno Hatta Bypass, Way Laga, diduga kuat menjadi tempat penimbunan dan distribusi minyak ilegal. Dugaan ini mencuat di tengah keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM, sementara harga di tingkat pengecer terus melonjak.

Hasil investigasi lapangan awak media pada Jumat, 20 Februari 2026, menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada aktivitas mencurigakan. Di lokasi terlihat gudang tertutup dengan pintu besi besar serta akses keluar-masuk yang tidak terbuka untuk umum. Di dalam kawasan tersebut, terdokumentasi mobil tangki pengangkut minyak yang keluar masuk area secara rutin.

Tidak ditemukan papan nama usaha, identitas pengelola, maupun informasi terkait izin operasional. Aktivitas berlangsung tertutup dan tidak transparan terhadap publik.

Dugaan Gudang Minyak Ilegal di Panjang

Pantauan di lapangan memperlihatkan mobil tangki kerap keluar-masuk tanpa kejelasan jenis usaha yang dijalankan. Sejumlah warga sekitar mengaku telah lama mencurigai aktivitas di lokasi tersebut.

Tangki sering keluar masuk, tapi tempatnya selalu tertutup. Tidak pernah ada kejelasan itu gudang apa,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan keresahan. Apalagi di saat masyarakat kecil harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM bersubsidi, sementara dugaan praktik distribusi ilegal justru terkesan berjalan tanpa hambatan.

Nama Oknum Aparat Disebut, Klarifikasi Ditunggu

Informasi yang dihimpun menyebutkan lokasi tersebut diduga berkaitan dengan seorang oknum anggota berinisial D Namun hingga berita ini diturunkan, informasi itu masih sebatas dugaan. Belum ada klarifikasi resmi baik dari yang bersangkutan maupun dari institusi TNI Angkatan Laut.

Jika dugaan ini terbukti, persoalan ini tidak hanya menyangkut pelanggaran distribusi dan niaga BBM, tetapi juga menyentuh aspek integritas institusi negara. Karena itu, klarifikasi terbuka dan transparan menjadi keharusan demi menjaga kepercayaan publik.

Risiko Bahaya dan Kerugian Negara

Keberadaan gudang minyak tanpa kejelasan izin sangat berisiko. Potensi kebakaran dan ledakan mengancam keselamatan warga sekitar. Selain itu, penyimpanan dan distribusi BBM di luar jalur resmi berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta kerugian negara akibat praktik energi ilegal.

Di tengah kondisi ekonomi yang menekan masyarakat kecil, dugaan praktik mafia BBM menjadi ironi. Rakyat kecil dipaksa bersaing dengan pengusaha bermodal besar yang diduga bermain di ruang gelap distribusi energi.

Aparat Penegak Hukum Harus Bertindak

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari:

  • TNI Angkatan Laut
  • Polri
  • Pemerintah Kota Bandar Lampung
  • Instansi pengawasan energi dan migas

Publik mendesak aparat penegak hukum, termasuk Polri dan jajaran TNI Angkatan Laut, serta pemerintah daerah untuk segera turun langsung ke lokasi. Pemeriksaan legalitas gudang, audit perizinan, dan penelusuran alur distribusi BBM harus dilakukan secara terbuka dan profesional.

Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Jika ditemukan pelanggaran, proses hukum harus berjalan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia energi.

Media Peduli Hukum akan terus mengawal perkembangan kasus ini, mengonfirmasi pihak-pihak terkait, dan membuka ruang hak jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


 

TAG: mafia BBM, Bandar Lampung, gudang minyak ilegal, TNI AL, Polri, BBM subsidi, penimbunan BBM, Way Laga, hukum, energi

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Cepat BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma DI Way Rarem, Personel dan Alat Berat Diterjunkan

    Respons Cepat BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma DI Way Rarem, Personel dan Alat Berat Diterjunkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Respons Cepat BBWS Mesuji Sekampung: Pengelolaan dan Penanganan Gulma DI Way Rarem Berjalan Lampung, Pedulihukum.com — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani pertumbuhan gulma di Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Pada hari ini, Senin (9/2/2026), BBWS telah menerjunkan personel lapangan beserta alat berat excavator longArm untuk melakukan […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle pedulihukum_admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Ijazah Palsu DPRD: EF Resmi Jadi Tersangka, Integritas Wakil Rakyat Tubaba Dipertanyakan

    Ijazah Palsu DPRD: EF Resmi Jadi Tersangka, Integritas Wakil Rakyat Tubaba Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Ijazah Palsu DPRD Masuk Ranah Pro Justitia Bandar Lampung, Pedulihukum.com – Kasus dugaan Ijazah Palsu DPRD yang menyeret anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat akhirnya memasuki fase krusial. Penyidik Subdit IV Ditreskrimsus resmi menetapkan EF sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana terkait Sistem Pendidikan Nasional. Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Pemberitahuan kepada Kepala Nomor: […]

  • Mutasi Polda Lampung, Ahmad Ramadhan Dapat Jabatan Baru di Akpol

    Mutasi Polda Lampung, Ahmad Ramadhan Dapat Jabatan Baru di Akpol

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    “Mutasi Polda Lampung kembali terjadi berdasarkan surat telegram Polri nomor ST/2134/IX/KEP./2025. Brigjen Pol Drs. Sumarto resmi menjabat Wakapolda Lampung menggantikan Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. Mutasi Polda Lampung Resmi Diumumkan Lampung, Pedulihukum.com – Berdasarkan surat telegram mutasi Polri nomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025, jajaran Polda Lampung mengalami pergeseran jabatan strategis. Brigjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan […]

  • KTT Darurat Arab Islam Kecam Serangan Israel di Doha

    KTT Darurat Arab Islam Kecam Serangan Israel di Doha

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KTT Darurat Arab Islam Digelar di Doha Internasional, Pedulihukum.com – KTT Darurat Arab Islam digelar di Doha, Senin (15/9/2025), setelah serangan udara Israel menghantam kawasan tempat tinggal pemimpin Hamas di ibu kota Qatar. Pertemuan itu menghasilkan komunike bersama yang berisi kecaman keras serta janji solidaritas negara-negara Arab dan Islam terhadap Qatar. Emir Qatar Sheikh Tamim […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 317
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less