
Lampung Selatan, pedulihukum.com – Program bedah rumah Lampung Selatan yang digelar jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung membawa harapan baru bagi warga Dusun Jati Sari, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (11/05). Kegiatan sosial tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Lampung bersama Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.
Program sosial itu menjadi bentuk nyata kepedulian Pemasyarakatan terhadap masyarakat kurang mampu agar dapat memperoleh rumah layak huni. Rumah milik Mbah Surip menjadi salah satu penerima bantuan dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan informasi pada lokasi kegiatan, program bedah rumah tersebut berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Lampung dengan melibatkan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung.
Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, hadir langsung dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah Mbah Surip. Kehadiran jajaran Pemasyarakatan Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Kepala Lapas se-Provinsi Lampung dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lampung turut menghadiri kegiatan tersebut. Camat Jati Agung, Rizwan Effendi SKM MM, bersama aparatur Desa Jati Mulyo juga hadir menyaksikan dimulainya pembangunan rumah warga penerima bantuan.
Ditjenpas Lampung Jadi Penyelenggara Bedah Rumah Lampung Selatan
Program bedah rumah ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Lampung sebagai bagian dari program sosial Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, ikut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Bersama jajaran Pemasyarakatan Lampung, ia melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah Mbah Surip.
Kegiatan itu tidak hanya menjadi simbol bantuan pembangunan fisik, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah dan institusi Pemasyarakatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak.
Camat Jati Agung Apresiasi Program Bedah Rumah Lampung Selatan
Camat Jati Agung, Rizwan Effendi SKM MM, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemasyarakatan Lampung atas pelaksanaan program sosial tersebut.
Menurutnya, bantuan bedah rumah memberikan manfaat besar bagi keluarga penerima karena membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
BACA JUGA:Dugaan Santri Pecah Kaca Diluruskan, SDN 1 Sidoharjo Ungkap Fakta Sebenarnya
“Terima kasih kepada jajaran Pemasyarakatan Lampung yang sudah membantu masyarakat kami melalui program bedah rumah ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi Mbah Surip dan keluarga untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujarnya.
Rizwan berharap kegiatan sosial serupa dapat terus berjalan sehingga sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran Pemasyarakatan semakin kuat dalam membantu masyarakat.
Keluarga Mbah Surip Haru Terima Bantuan
Suasana haru tampak dalam kegiatan tersebut. Keluarga Mbah Surip mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Lampung bersama Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemasyarakatan Lampung atas bantuan bedah rumah ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan menjadi harapan baru untuk memiliki rumah yang lebih layak,” ungkap keluarga Mbah Surip.
Pemasyarakatan Lampung Perkuat Kepedulian Sosial
Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, menjelaskan bahwa program bedah rumah menjadi bentuk kepedulian sosial jajaran Pemasyarakatan Lampung terhadap masyarakat sekitar.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima sekaligus mempererat hubungan baik antara jajaran Pemasyarakatan dan masyarakat.
Program sosial tersebut juga menjadi upaya memperkuat kehadiran institusi Pemasyarakatan di tengah masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan dan bantuan sosial yang berdampak langsung.